Roasting/Oven

Proses menyangrai atau roasting kopi menggunakan bahan bakar kayu bakar—yang sering disebut dengan teknik Traditional Wood Roasting—memiliki durasi yang bervariasi tergantung pada alat yang digunakan (drum putar manual atau wajan tanah liat) serta tingkat kematangan yang diinginkan.

1. Durasi Waktu Berdasarkan Tingkat Kematangan
Secara umum, proses roasting tradisional membutuhkan waktu antara 20 hingga 40 menit per partai (batch). Waktunya lebih lama dibanding mesin gas modern karena suhu kayu bakar lebih sulit dikendalikan secara instan.

Dark Roast: 30 – 40 menit (Warna cokelat tua kehitaman, rasa pahit dan body kuat—paling umum untuk Robusta Lampung).

2. Tahapan Proses Roasting Kayu Bakar
Proses ini bukan sekadar memasukkan biji ke api, melainkan melibatkan insting sang penyangrai:

Pemanasan Awal (Pre-heating): Membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk memastikan drum atau wajan sudah panas merata sebelum biji kopi dimasukkan.

Fase Pengeringan: Kadar air dalam biji kopi menguap. Biji berubah dari hijau menjadi kekuningan.

First Crack (Retakan Pertama): Bunyi seperti popcorn. Pada tahap ini aroma kopi mulai tercium kuat. Jika menggunakan kayu bakar, panas harus dijaga agar tidak terlalu melonjak supaya biji tidak gosong di luar tapi mentah di dalam (scorching).

Fase Pematangan: Penentuan rasa. Di sini kepiawaian mengatur posisi kayu bakar sangat menentukan.